Kus Irianto dalam bukunya Struktur dan Fungsi Tubuh Manusia untuk Paramedis menuliskan, kram otot merupakan kontraksi yang terjadi secara terus menerus, terasa sakit dan di luar kehendak penderita. Biasanya, dia akan menyerang tungkai bagian bawah. Dan ternyata, masalah ini tidak hanya terjadi ketika Anda beraktivita. Karena menurut dr. Siswo, jenis kram otot yang umum terjadi justru pada malam hari sewaktu tidur. “Yang terkena adalah otot bertis atau jari kaki,”katanya.
Penyebab: Penggunaan otot yang berlebihan, ketegangan otot karena berada pada posisi tertentu dalam jangka waktu yang lama, dan dehidrasi sewaktu melakukan aktivitas dalam suhu panas. Beberapa obat dan penyakit tertentu juga bisa menjadi penyebabnya.
Solusi: Lakukan peregangan sebelum beraktivitas, terutama di bagian-bagian yang akan digunakan. “Misalnya, pemain sepakbola biasakan melatih otot kaki,”kata dr. Siswo
Untuk mencegah dehidrasi, minumlah air dalam jumlah yang cukup. “ Sekitar satu sampai dua gelas. Jika dalam jangka waktu yang panjang, lakukan lagi dengan interval. Seperti yang dilakukan pelari marathon. Tujuannya untuk menjaga otot tetap dingi,”tambahnya.
Lalu, jika suatu ketika kram otot menyerang Anda, segera regangkan begian yang bermasalah. “Lakukan melawan aksi otot. Misalnya, otot Anda kram dalam posisi kaki tertekuk. Coba luruskan perlahan. Tahan sebentar ketika terassa sakit, kemudian lanjutkan sampai benar-benar lurus,” jelas fr. Siswo. Kemudian, kompres dengan pendingin untuk membantu otot menjadi relaks. Jika dalam beberapa waktu otot Anda masih terasi nyeri, gunakan kompres panas untuk meringankannya.